Tungku Anda berhenti. Rumah menjadi dingin. Anda membalik pemutus utama, dan letup —putus lagi. Ini bukan sekadar gangguan. Itu sebuah sinyal. Tungku listrik adalah beban yang berat. Ketika terjadi kesalahan, biasanya arusnya mengalir terlalu banyak atau menyebabkan arus pendek. Anda tidak bisa terus-terusan menyetel ulang pemutusnya. Itu adalah kebakaran yang menunggu untuk terjadi.
Inilah cara memperbaikinya tanpa segera menghubungi profesional. Atau mengapa Anda mungkin memerlukannya.
Aturan Utamakan Keselamatan
Matikan daya. Bukan hanya termostat. Sakelar pemutus utama atau pemutus kutub ganda di panel servis Anda. Gunakan penguji tegangan non-kontak pada kabel di dalam tungku sebelum Anda menyentuh apa pun. Jika penguji berbunyi bip, Anda masih hidup. Kembali ke panel. Jangan lewatkan ini. Tungku listrik membawa 240 volt. Itu cukup untuk menghentikan jantungmu.
Mengapa Pemutus Tersandung?
Pemutus trip karena dua alasan: kelebihan beban atau korsleting.
* Kelebihan beban: Tungku menarik lebih banyak ampli daripada yang dapat ditangani oleh kawat. Hal ini terjadi jika elemen pemanas tidak berfungsi atau jika beberapa tahap mencoba menyala sekaligus secara tidak benar.
* Hubungan pendek: Kabel panas menyentuh kabel netral atau kabel ground. Hal ini menyebabkan lonjakan besar-besaran. Pemutus melihat lonjakan dan langsung memutus aliran listrik untuk mencegah kabel meleleh.
Langkah 1: Periksa Pemutus Itu Sendiri
Terkadang pemutusnya sudah tua atau longgar. Jika tiba-tiba putus dan terasa panas saat disentuh, mungkin pemutusnya rusak. Tukar dengan pemutus lain dengan arus listrik yang sama di panel Anda. Jika yang baru bertahan, maka yang lamalah masalahnya. Jika langsung tersandung lagi, masalahnya ada pada tungku, bukan pada panelnya.
Langkah 2: Periksa Elemen Pemanas
Ini adalah penyebab paling umum. Tungku listrik menggunakan kumparan logam. Seiring waktu, kumparan ini dapat terbakar atau menyebabkan gangguan ground.
- Lepaskan panel akses.
- Temukan elemen pemanas. Bentuknya seperti balok keramik tebal dengan kabel terpasang.
- Periksa secara visual. Retak? Perubahan warna? Tanda-tanda mencair?
- Gunakan multimeter untuk menguji resistansi. Atur ke ohm (Ω). Sentuhkan probe ke terminal. Elemen yang bagus biasanya terbaca antara 10 dan 50 ohm. Jika Anda membaca “OL” (loop terbuka), elemen tersebut rusak. Jika Anda membaca mendekati nol, itu korsleting.
Ganti elemen yang rusak. Harganya tidak mahal. Namun pastikan yang baru sama persis dengan watt dan ukuran fisiknya.
Langkah 3: Periksa Kontaktor atau Relai yang Korslet
Kontaktor adalah saklar yang mengirimkan daya ke elemen pemanas. Itu adalah kotak hitam besar dengan pegas di dalamnya. Jika kontak di dalamnya dilas atau meleleh, hal ini dapat menyebabkan korsleting.
Carilah:
* Titik kontak berlubang atau terbakar.
* Bau terbakar berasal dari kompartemen listrik.
* Sambungan kabel longgar.
Kencangkan semua mur kawat dan sekrup terminal. Koneksi yang longgar menyebabkan busur api. Busur menyebabkan panas. Panas melelehkan insulasi. Insulasi yang meleleh menyebabkan korsleting. Kencangkan mereka



















