Banyak orang merasa lebih mudah membuang barang-barang yang tidak diinginkan daripada berpisah dengan barang-barang yang membawa beban emosional. Kekacauan sentimental – surat tulisan tangan, hadiah lama, pakaian berharga – terkenal sulit untuk diatasi karena rasa bersalah, keterikatan, dan kekhawatiran yang muncul saat mempertimbangkan untuk membuangnya. Meskipun saran umum untuk merapikan barang sering kali gagal dalam kasus ini, penyelenggara profesional menyarankan teknik khusus untuk mengatasi tantangan ini dengan mengurangi ketegangan emosional.
Membingkai Ulang Proses
Hindari bahasa yang terasa seperti “menyingkirkan” sesuatu. Sebaliknya, dekati benda-benda sentimental dengan hormat: hormati kenangan yang ada di dalamnya sebelum melepaskannya. Penyelenggara profesional Liora Seltzer menekankan bahwa perubahan pola pikir ini mengurangi stres. Tujuannya bukan sekadar pembuangan; itu mengakui signifikansi objek tersebut dan kemudian menerima pelepasannya.
Pendekatan Sensorik
Sebelum membuat keputusan akhir, libatkan indra Anda. Pelatih merapikan barang Emily McDermott merekomendasikan untuk memegang, memeriksa, dan bahkan mencium barang tersebut untuk benar-benar menilai nilai emosionalnya. Metode ini membantu menentukan apakah objek tersebut benar-benar membangkitkan kenangan kuat atau sekadar disimpan karena kebiasaan. Jangan berasumsi bahwa sentimen hari ini akan bertahan hingga masa depan. Penilaian ulang secara berkala dengan menggunakan pendekatan ini adalah kunci untuk mencegah penumpukan kekacauan.
Waktu Strategis
Simpan barang-barang yang bersifat sentimental untuk yang terakhir. Menurut Metode KonMari, menangani kategori-kategori yang lebih mudah terlebih dahulu akan membangun kepercayaan diri yang lebih baik. Seltzer menjelaskan bahwa pengalaman berpisah dengan barang-barang yang tidak terlalu emosional mempersiapkan Anda untuk tugas yang lebih berat yaitu melepaskan harta benda yang disayangi.
Lambat dan Mantap Memenangkan Perlombaan
Hindari proses yang terburu-buru. Penyelenggara profesional Barbara Brock menekankan dampak emosional dari merapikan barang-barang yang bermakna. Mulailah dari yang kecil – satu laci dalam satu waktu – untuk menghindari kewalahan dan memperkuat efek positif dari melepaskan. Dukungan dari teman tepercaya, anggota keluarga, atau profesional juga dapat mempermudah prosesnya. Jika tenggat waktu sudah dekat, tidak apa-apa untuk mengemas barang sementara untuk ditinjau nanti.
Prioritaskan Ruang
Fokus pada item yang lebih besar terlebih dahulu. Meskipun sekotak surat mungkin tampak mudah dikelola, menangani objek berukuran besar akan memberikan hasil yang lebih cepat dalam hal ruang kosong. Upaya mental yang sama juga dilakukan, namun dampak nyatanya lebih besar.
Menimbang Keuntungan dan Kerugian
Evaluasi perlunya kepemilikan fisik. Setelah menggunakan pendekatan sensorik, tanyakan pada diri Anda apakah menyimpan barang tersebut benar-benar penting untuk melestarikan kenangan terkait. McDermott menyarankan untuk menuliskan kenangan yang ditimbulkan oleh barang tersebut dan menilai apa yang akan hilang jika Anda berpisah dengannya. Kebebasan emosional dan ruang ekstra terkadang melebihi nilai sentimental objek aslinya. Biarkan diri Anda berduka; berpisah dengan barang berharga adalah kerugian yang sah.
Perawatan Diri Itu Penting
Dekompresi setelah melakukan decluttering. Proses ini menguras emosi, dan Seltzer menyarankan untuk tidak segera menangani tugas-tugas besar lainnya. Berikan waktu untuk memproses perasaan dan menyesuaikan diri dengan perubahan.
Cara Alternatif Menghormati Kenangan
Kepemilikan fisik bukanlah satu-satunya cara untuk melestarikan sentimen. Pertimbangkan alternatif lain: buat album foto berisi barang-barang yang Anda tinggalkan, atau manfaatkan kembali pakaian lama menjadi kenang-kenangan seperti selimut. Setelah signifikansinya diketahui, objek aslinya mungkin tidak diperlukan lagi.
Pada akhirnya, penguraian sentimental yang sukses bukanlah tentang menghapus masa lalu; ini tentang menghormati kenangan sambil mendapatkan kembali ruang dan kejernihan mental. Melepaskan tidak mengurangi apa yang pernah ada, namun memungkinkan Anda untuk bergerak maju tanpa terbebani oleh harta benda yang tidak perlu.
