Tanaman giok (Crassula ovata ) adalah tanaman yang mampu bertahan hidup dengan keras kepala. Mereka berkembang karena kelalaian. Itu adalah kekuatan super mereka. Namun, meski hampir tidak bisa dihancurkan, mereka memiliki kebutuhan khusus. Jika salah, maka daun Anda akan menguning. Anda menjadi busuk. Anda mendapatkan sukulen yang mati.

Inilah cara menjaga tanaman Anda tetap hidup dan terlihat bagus, berdasarkan fakta tentang tanah, cahaya, dan air.

Tempat Membeli dan Menanam Tanaman Giok

Mulailah dengan tanaman yang sehat. Jika Anda membelinya, periksa bagian bawah pot untuk mencari akarnya. Jika akarnya menyembul keluar, berarti akarnya terikat. Ia membutuhkan rumah baru sekarang.

Untuk tanaman rata-rata, pot berukuran 4 inci atau 6 inci bisa digunakan. Pastikan memiliki lubang drainase. Tidak ada pengecualian.

Tanaman yang lebih besar berbeda. Tanaman giok setinggi 3 hingga 6 kaki itu berat. Ini sangat berat. Itu bisa memberi tip. Pilih pot dengan bagian bawah yang berat agar tidak terjatuh.

Campuran Pot

Tanah pot standar menampung terlalu banyak air. Tanaman giok membenci kaki basah. Anda membutuhkan campuran yang longgar dan memiliki drainase yang baik.

Gunakan campuran khusus sukulen. Idealnya, mengandung pasir, tanah pot, perlit, atau batu apung. Jika Anda tidak memiliki campuran khusus, gunakan tanah pot biasa dan tambahkan perlit atau batu apung dengan tangan. Hancurkan itu. Buatlah lapang.

Pot tanah liat atau terakota adalah yang terbaik. Bahannya bernafas. Ini menarik kelembapan dari tanah saat udara mengering. Ini mencegah akar menjadi basah. PH harus netral hingga sedikit asam (5,5 hingga 7). Kebanyakan campuran sukulen mencapai tanda ini secara otomatis.

Persyaratan Cahaya untuk Tanaman Giok

Cahaya adalah bahan bakarnya. Tanpanya, tanaman akan kelaparan.

Berikan batu giok Anda setidaknya enam jam sinar matahari tidak langsung dan terang setiap hari. Jendela yang menghadap ke selatan atau barat sangat ideal. Tapi tidak tepat di kaca. Tempatkan beberapa meter ke belakang.

Sinar matahari langsung dan terik dapat merusaknya. Jika daun menjadi merah atau layu, berarti cahayanya terlalu keras. Pindahkan kembali.

Cahaya redup juga sama buruknya. Di sudut yang redup, tanaman giok menjadi “berkaki panjang”. Mereka meregang. Mereka menjadi jarang. Batangnya terlihat tipis dan lemah. Mereka meraih sesuatu yang tidak dapat mereka temukan.

Seberapa Sering Menyirami Tanaman Giok

Penyiraman yang berlebihan membunuh lebih banyak tanaman giok dibandingkan hama atau penyakit apa pun. Di habitat aslinya di Afrika, tanaman ini bertahan dalam kekeringan. Mereka menyimpan air di daunnya yang tebal. Mereka tidak perlu menyesap terus-menerus.

Musim Semi dan Musim Panas
Ini adalah fase pertumbuhan aktif. Siram seminggu sekali jika cahayanya bagus. Siram dalam-dalam. Biarkan tanah mengering di antara penyiraman. Namun jangan sampai berubah menjadi debu. Tunggu hingga tanah sebagian besar kering, lalu sirami.

Musim dingin
Tanaman menjadi tidak aktif. Pertumbuhan melambat. Berhentilah menyiram sebanyak mungkin. Biasanya sebulan sekali sudah cukup. Jika Anda menyiram setiap minggu di musim dingin, Anda menenggelamkannya.

Periksa tanah sebelum setiap penyiraman. Masukkan jari Anda. Jika lembap, tunggu.

Suhu dan Kelembapan

Tanaman giok lebih menyukai suhu rata-rata rumah tangga. Suhu 65°F hingga 75°F di siang hari adalah sempurna.

Di malam hari, dan di musim dingin, mereka dapat bertahan di udara yang lebih sejuk. Suhu hingga 55°F dapat diterima. Jangan berada di bawah suhu 50°F dalam waktu lama. Frost akan langsung membunuhnya.

Konsistensi itu penting. Jangan letakkan tanaman di jalur ventilasi AC. Jangan meletakkannya di dekat jendela berangin yang terbuka setiap jam. Pergeseran suhu yang cepat membuat tanaman stres.

Pemupukan Tanaman Giok

Tanaman giok bukanlah tanaman yang memakan banyak makanan. Namun sedikit bantuan akan sangat bermanfaat selama musim tanam.

Gunakan pupuk berimbang dengan pelepasan terkontrol 20-20. Atau, gunakan pupuk cair 20-20-0, namun encerkan. Gunakan dengan kekuatan seperempat untuk tanaman dewasa.

Untuk tanaman muda, gunakan pupuk dengan kandungan nitrogen lebih sedikit. Anda tidak ingin memaksakan pertumbuhan yang tidak dapat didukung oleh tanaman secara struktural. Beri makan di awal musim semi, lalu seminggu sekali jika menggunakan cairan. Lalu berhenti. Biarkan beristirahat di musim dingin.

Perbanyakan Tanaman Giok dari Stek

Ingin lebih banyak tanaman giok? Itu mudah. Anda bisa memulai yang baru dari daun atau batang. Lakukan ini di musim panas. Kelembapan dan panas membantu pembentukan akar.

Dari Stek Batang

  1. Potong: Ambil batang yang sehat. Panjangnya harus 2 hingga 3 inci. Gunakan gunting yang bersih. Hanya ambil dari tanaman dewasa.
  2. Kering: Biarkan ujung potongan mengering. Letakkan di tempat yang hangat dan kering selama beberapa hari. Akhir itu perlu diatasi. Hal ini mencegah pembusukan saat ditanam.
  3. Rooting Hormone (Opsional tapi bermanfaat): Celupkan ujung kapalan ke dalam bubuk hormon rooting. Ini mempercepat segalanya.
  4. Tanaman: Dorong potongan ke dalam campuran setengah tanah sukulen dan setengah vermikulit atau perlit. Jaga agar tetap lembab.
  5. Tunggu: Akar akan terbentuk dalam beberapa minggu. Tarik dengan lembut. Jika Anda merasakan penolakan, itu sudah di-root. Sekarang rawatlah seperti tanaman dewasa.

Dari Stek Daun

Ini membutuhkan waktu lebih lama. Itu membutuhkan kesabaran.

  1. Memutar: Memutar perlahan daun yang sehat dari batangnya. Seluruh daun harus terkelupas. Jika alasnya putus, ia tidak akan melakukan root.
  2. Kering: Biarkan ujung daun dan kalus mengering selama beberapa hari.
  3. Rooting Hormone: Celupkan ujungnya ke dalam bedak.
  4. Set: Letakkan daun rata di atas tanah (setengah tanah, setengah vermikulit/perlit). Pastikan ujung potongan menyentuh tanah.
  5. Kabut: Kabut sedikit pada tanah. Jaga agar tetap lembab. Tidak basah.
  6. Tonton: Tempatkan di tempat yang terang benderang. Akar akan terbentuk di pangkalan. Tanaman bayi kecil akan muncul. Tunggu hingga terlihat seperti tanaman asli sebelum ditanam satu per satu.

Cara Merepot Tanaman Giok

Repot setiap 2 hingga 3 tahun untuk tanaman kecil. Setiap 4 hingga 5 tahun untuk yang besar. Repot jika Anda melihat akar menyembul dari tanah atau lubang drainase.

Inilah prosesnya:

  1. Melonggarkan: Jalankan alat datar (pisau mentega bisa digunakan) di sekitar tepi bagian dalam panci. Hancurkan hisapannya.
  2. Lepaskan: Pegang alasnya. Angkat. Dukung bola tanah.
  3. Bersih: Kibaskan tanah lama. Pangkas akar yang mati atau busuk. Pasak kayu dapat membantu melonggarkan bola akar yang rapat.
  4. Rumah Baru: Letakkan batu atau pecahan di atas lubang drainase di pot baru. Tambahkan satu inci tanah segar.
  5. Tanaman: Letakkan giok di tengah. Tambahkan tanah sampai satu inci dari tepinya. Tutupi semua akar.
  6. Air: Siram sedikit. Kembali ke titik terangnya. Jangan memupuk selama beberapa minggu sampai tanaman menyesuaikan diri.

Hama dan Masalah Umum

Tanaman giok umumnya perawatannya rendah. Tapi mereka memang terkena hama.

Kutu Putih
Bercak putih seperti kapas muncul di tempat pertemuan daun dengan batang.
* Perbaikan: Jangan menyemprot insektisida. Daun giok sensitif terhadap minyak. Ambil bola kapas yang dibasahi alkohol. Singkirkan serangga-serangga itu. Ini berantakan tapi efektif.

Tungau dan Sisik Laba-laba
Carilah benjolan anyaman atau coklat.
* Perbaikan: Gunakan metode alkohol gosok yang sama. Atau cuci tanaman dengan air.

Mengapa daun tanaman giok saya layu?
Daunnya menyimpan air. Kerutan berarti haus.
* Perbaikan: Siram hingga bersih. Biarkan airnya habis sampai ke dasar. Tunggu hingga tanah mengering kembali sebelum disiram lagi. Jangan menyiram setiap hari dengan harapan akan membantu. Itu menyebabkan pembusukan.

Mengapa daunnya berguguran?
Daun yang sering rontok bisa berarti cahaya redup. Pindahkan ke tempat yang lebih terang dengan cahaya tidak langsung.

Jika daun-daun tua berguguran dan batangnya berkaki panjang, tanaman mungkin terlalu hangat. Pindahkan ke tempat yang lebih sejuk, tetapi tidak dingin.

Mengapa tanaman giok saya berwarna kuning?
Satu atau dua daun kuning? Abaikan saja.

Menguning seluruhnya? Itu biasanya terlalu banyak air. Akarnya mencekik. Periksa pembusukan. Kurangi konsumsi air.

Mengapa tepi daun berwarna merah?
Terlalu banyak sinar matahari langsung. Tanaman itu stres.
* Perbaikan: Pindahkan ke cahaya yang lebih teduh. Atau letakkan tirai tipis di antara jendela dan tanaman. Ini akan berubah menjadi hijau lagi jika stres berhenti.

Mengapa pertumbuhannya tidak merata?
Jika salah satu sisinya lebih besar atau lebih penuh, tanaman akan meraih cahaya.
* Perbaikan: Putar pot seperempat putaran setiap minggu. Berikan kesempatan pada sisi yang diarsir. Jika terlalu gelap, gunakan lampu tumbuh sebagai pelengkap.

Pemikiran Terakhir

Menyelamatkan tanaman giok dimulai dengan diagnosis. Apakah kering? Apakah basah? Apakah dalam kegelapan? Perbaiki akar permasalahannya. Lalu mundur. Tanaman giok memberi penghargaan kepada mereka yang mengamati tetapi tidak terobsesi.